STUDY OF THE DEVELOPMENT AND INSTITUTIONAL STRENGTHENING OF MSMES THROUGH LOCAL POLICIES IN KUTAI KARTANEGARA REGENCY
1).Dr. Finnah Fourqoniah,S.Sos.,M.Si, 2). Muhammad Fikry Aryansah,M.BA.,BBA, 3). Wira Bharata,S.AB.,M.AB, 4). Daryono,S.Sos.,M.Si.,Ph.D, 5). Arista Damayanti, 6). Aini
1,2,3,4). Universitas Mulawarman
5). Universitas Kurtai Kartanegara
6). Brida Kutai Kartanegara
ABSTRACT
This study aims to analyze the development and institutional strengthening of UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) through local policies in Kutai Kartanegara Regency. The research is grounded in various initiatives implemented by the local government, including business coaching, financial support, marketing assistance, and promotional events such as the Kukar Land Festival. A mixed-methods approach was applied, incorporating literature review, stakeholder coordination, focus group discussions (FGDs), in-depth interviews, surveys, and field observations. Data analysis was conducted using both qualitative and quantitative methods to generate practical and targeted policy recommendations.
The findings indicate that the development of UMKM in Kutai Kartanegara still faces several obstacles, including low levels of innovation adoption, weak community support, and limited use of digital technologies. The study evaluates the effectiveness of current local government policies and formulates strategic recommendations that are both technical and practical. Achieving sustainability and competitiveness of UMKM requires strong collaboration among government bodies, UMKM actors, associations, and other relevant stakeholders. The implementation of these recommendations is expected to optimize existing policies, foster innovation, and strengthen the competitiveness of UMKM at both local and national levels.
Keywords: UMKM, institutional development, local policy, innovation, Kutai Kartanegara, competitiveness, collaboration
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan dan penguatan kelembagaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kebijakan lokal di Kabupaten Kutai Kartanegara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada berbagai inisiatif yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah, seperti program pembinaan, fasilitasi pendanaan, dukungan pemasaran, serta penyelenggaraan event promosi seperti Kukar Land Festival. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) yang mencakup studi literatur, koordinasi dengan pemangku kepentingan, diskusi kelompok terarah (FGD), wawancara mendalam, survei, dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan tepat sasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan UMKM di Kabupaten Kutai Kartanegara masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain rendahnya tingkat adopsi inovasi, lemahnya dukungan komunitas, serta terbatasnya pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini juga mengevaluasi efektivitas kebijakan yang telah diterapkan oleh pemerintah daerah dan merumuskan rekomendasi strategis yang bersifat teknis maupun praktis. Untuk mencapai keberlanjutan dan peningkatan daya saing UMKM, dibutuhkan kolaborasi yang sinergis antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, asosiasi, serta pemangku kepentingan lainnya. Implementasi rekomendasi yang dihasilkan diharapkan mampu mengoptimalkan kebijakan yang telah ada, mendorong inovasi, dan memperkuat daya saing UMKM baik di tingkat lokal maupun nasional.
Kata kunci: UMKM, kelembagaan, kebijakan lokal, inovasi, Kutai Kartanegara, daya saing, kolaborasi
